LUAR BIASA ALLAH !!! HIV/AIDS TERNYATA DAPAT DISEMBUHKAN DENGAN SENGAT LEBAH..!!! "DEMI KEPEDULIAN,MOHON SEBARKAN KE SEMUA ORANG!! SATU SHARE DARI ANDA SANGAT BERARTI BAGI MEREKA"

Search

Kamis, 14 Januari 2016

LUAR BIASA ALLAH !!! HIV/AIDS TERNYATA DAPAT DISEMBUHKAN DENGAN SENGAT LEBAH..!!! "DEMI KEPEDULIAN,MOHON SEBARKAN KE SEMUA ORANG!! SATU SHARE DARI ANDA SANGAT BERARTI BAGI MEREKA"

Advertisement

Baca Juga

Advertisement


Penderita penyakit mematikan HIV/AIDS sepertinya dapat bernafas lega. Penyakit yang disebut-sebut belum ditemukan obatnya ini saat ini dapat sembuh dengan sengatan lebah. Adalah tim peneliti dari Washington University School of Medicine yang berhasil menemukan formula itu. 

Studi itu dipublikasikan dalam jurnal yang berjudul Antiviral Therapy. Dalam penelitiannya, para pakar menemukan racun lebah bernama melittin sebagai bahan utama penghancur virus HIV. Suatu terobosan yang berpotensi menjadi obat yang kebal pada resistensi HIV. 

Para peneliti melekatkan melittin ke nanopartikel yang secara fisik lebih kecil dari HIV, serta lebih kecil dari sel-sel tubuh. Terlihat bila melittin lebah menyerang nano-partikel yang lebih kecil yang abnormal. Virus lantas lalu hancur karena belum mempunyai pelindung dari melittin. Secara teori, bila nanopartikel disuntikkan ke dalam aliran darah pasien, maka dapat membersihkan darah HIV. 

Sengat lebah menjadi cara untuk menyalurkan nano molekuler ke dalam darah penderita. Lalu bahan aktif itu memburu sel-sel yang sudah terpapar virus HIV sekaligus membunuhnya tanpa memberi kerusakan pada sel-sel yang sehat. Partikel juga dapat disuntikkan ke orang HIV-positif untuk menyingkirkan virus dalam aliran darah. 

 " Harapan kami yaitu bahwa di tempat-tempat HIV merajalela, orang dapat menggunakan itu sebagai tindakan pencegahan untuk menghentikan infeksi awal, " Joshua Hood, salah satu penulis studi itu. 

Riset sama juga pernah dilakukan oleh beberapa pakar dari Lembaga Penyakit Tropik/Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga Surabaya. Kepala ITD Unair Prof Dr Nasronudin menyampaikan, lebah bukan sekedar menghambat replikasi, akan tetapi langsung membunuh virusnya. 

Nasronudin menegaskan, satu kali sengatan lebah akan mengeluarkan nano molekul yang langsung masuk ke aliran darah. Nanti zat itu akan mencari serta menemukan sel yang terkena virus mematikan itu. Sel HIV itu akan dikejar serta dibunuh tetapi tidak akan berpengaruh pada sel lainnya. 

Proses pengobatan berlangsung sederhana. Sebagai step awal, pasien penderita HIV/AIDS terlebih dulu diukur tingkat kekebalan tubuhnya. Nanti suhu tubuh itu akan menjadi bahan perbandingan saat telah tersengat lebah. Bila tingkat kekebalannya sesuai, maka mulai dapat dilakukan terapi. 

Terapi sengatan lebah itu dilakukan dibagian leher dengan periode waktu seminggu sekali selama tiga bulan. Setelah rentang waktu itu maka kembali dilakukan teliti pada jumlah virus yang bersarang. Bila jumlahnya alami penurunan, maka kekebalan tubuh mengalami kenaikan serta harapan hidup menjadi lebih panjang. Terapi lebah diharapan menjadi harapan untuk penderita HIV/AIDS. Sehingga dapat menekan angka kematian karena penyakit menular melalui darah itu. 

Semoga bermanfaat....

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :